Keceriaan di TK Kristen Harapan: Menjadi Pahlawan Lingkungan Cilik
Di pagi hari yang cerah, Senin 16 Maret 2026, anak-anak sudah berkumpul di halaman sekolah, setelah bernyanyi dan berdoa bersama anak-anak diajak untuk belajar misi penting: Menjaga Bumi ciptaan Tuhan melalui pemilahan sampah. Kegiatan diawali dengan pengenalan jenis-jenis benda yang sering menjadi sampah di sekolah. Guru-guru dengan kreatif menunjukkan benda nyata, mulai dari daun kering, tetra pack susu, botol plastik bekas minum, hingga kertas coretan. Anak-anak diajak memahami bahwa tidak semua sampah itu sama. Ada sampah yang bisa “pulang” kembali ke tanah dengan cepat (organik), dan ada sampah yang butuh waktu sangat lama untuk hancur (anorganik). Anak-anak diperkenalkan dengan sistem warna agar mereka mudah mengingat di mana harus membuang sisa makanan atau mainan mereka:Tong Hijau (Organik): Tempat untuk “si sisa alam” seperti kulit buah, sisa sayur, dan daun.Tong Kuning (Anorganik): Tempat untuk botol plastik, kaleng, dan plastik kemasan makanan. Setiap perwakilan kelas diberi kesempatan untuk memegang satu benda sampah dan mereka mulai mencocokkan benda di tangan dengan warna tong sampah yang tepat.
Sosialisasi ini bukan sekadar memberikan pengetahuan, tetapi menanamkan karakter tanggung jawab sejak dini. Pulang sekolah nanti, mereka bukan lagi sekadar murid TK, melainkan Pahlawan Lingkungan yang siap mengingatkan orang tua dan teman-temannya untuk tidak mencampur sampah.














